Eintracht Frankfurt Permanenkan Kevin Trapp dari PSG

Usai berlaga dengan pamor loan sepanjang satu musim, Kevin Trapp bakal balik lagi menuju Eintracht Frankfurt dengan pamor permanen pada kompetisi musim 2019-20 mendatang. Menurut laporan, Eintracht mesti mengeluarkan biaya senilai tujuh juta € pada Paris Saint-Germain (PSG).

Kevin Trapp mulai jadi bahan omongan para penikmat sepakbola saat membela Eintracht Frankfurt di tahun 2012 sampai 2015. Performa impresifnya saat ini membikin PSG bersedia mengeluarkan biaya senilai sembilan juta € untuk menggaet Trapp.

Sepanjang 3 tahun tampil dalam PSG, Trapp sukses mendapat 2 piala Ligue 1, 2 Coupe de France dan 2 Coupe de la Ligue. Tapi, dia mulai kehilangan posisinya di tim inti PSG saat Alphonse Areola jadi opsi inti di Kala 2 tahun terbaru.

Di samping itu, keberadaan Gianlugi Buffon dari Juventus di tahun 2018 silam membikin nasib Trapp di PSG kian jadi tanda tanya besar. Dia pun mampu menegaskan transfernya menuju Eintracht Frankfurt dengan pamor loan untuk kompetisi musim 2018-19.

“Pada musim semi tahun kemarin, aku telah mengatakan ekspektasi aku untuk masih terus tinggal di Frankfurt bareng Eintracht, ” beber Trapp dilansir dari Goal.

“Saya punya masa yang amat menyenangkan di Paris. Membela PSG adalah jam terbang menyenangkan yang tidak bakal aku lupakan langsung. Kini, aku telah balik lagi menuju Eintracht dan siap mendapat beberapa hal di sini, ” lanjut bintang 29 tahun ini.

Ronaldo Hat-trick, Portugal Melaju menuju Final Nations League

Portugal sukses melaju menuju laga pamungkas UEFA Nations League usai unggul 3-1 pada fase semi-final di Estadio do Dragao, Kamis (6/6/2019) dini hari WIB. Cristiano Ronaldo menjadi bintang kemenangan tuan rumah.

Ronaldo mengawali score saat laga sudah berjalan hingga menit 25. Ujung tombak Juventus ini maju menjadi eksekutor free kick usai ia dilanggar pemain bertahan Swiss, Kevin Mbabu. Eksekusi Ronaldo membikin penjaga gawang Swiss, Yann Sommer, tidak berdaya.

Saat laga sudah berjalan hingga menit 56, sang pengadil memberi hukuman penalti untuk Swiss usai Steven Zuber dijatuhkan pemain bertahan Portugal, Nelson Semedo. Ricardo Rodriguez, yang bekerja menjadi eksekutor, tanpa cela mengerjakan kewajibannya. Score menjadi seri 1-1.

Ronaldo balik lagi mengantarkan Portugal menang lewat golnya saat laga sudah berjalan hingga menit 88. Mantan ujung tombak Manchester United ini menggunakan umpan dari Bernardo Silva.

Di masa menit-menit terakhir, Ronaldo melengkapi hattricknya. Tendangan keras kaki sebelah kanan Ronaldo di dalam daerah terlarang melejit lancar memasuki gawang Swiss. Score menjadi 3-1 untuk Portugal dan skor ini menetap sampai pertandingan berakhir.

Giorgio Chiellini Bakal Amat Merindukan Max Allegri

Dipecatnya Max Allegri oleh Juventus membikin sang kapten, Giorgio Chiellini, berpikir amat terpukul dan lumayan menyedihkan. Dia juga mengklaim bakal amat merindukan keberadaan Allegri didalam ruang ganti Juventus.

Max Allegri bakal diberhentikan walau sukses mengantarkan Juventus lagi-lagi mendapat scudetto. Performa tidak menjanjikan Bianconerri di turnamen Liga Champions dijadikan sebagai alibi di balik pemecatan Allegri.

“Dia paham bagaimana cara untuk mendinginkan suasana yang tengah memanas. Ia telah menyediakan yang paling baik untuk Juventus dan keberadaannya bakal amat kami rindukan, ” tutur Giorgio Chiellini dilansir dari laman Football Italia.

“Kami telah bisa sampai penghujung dari sebuah jaman bareng Allegri. Pada kompetisi musim 2019-20 mendatang, kami bakal balik lagi menuju performa cemerlang sebagaimana pada umumnya, ” tambah lelaki 34 tahun ini.

Walau mengakui bakal amat merindukan keberadaan Allegri, Chiellini tetap meminta sang juru tak-tik bakal balik lagi menuju Bianconerri suatu saat mendatang. Dia juga menyatakan jika Allegri mengantarkan aura yang amat bagus ke dalam ruang ganti Juventus.

“Dia punya kemampuan yang amat mengagumkan. Keberadaannya mengantarkan aura bagus ke dalam ruang ganti. Aku percaya semua bintang dan staff Juventus bakal amat merindukannya. Kemungkinan ia dapat balik lagi ke sini suatu saat yang akan datang. ”

Sampai sekarang, Bianconerri tak kunjung menunjuk seorang untuk mengisi tempat yang diwariskan oleh Allegri. Sejumlah nama kayak Pep Guardiola dan Didier Deschamps telah mengelak penawaran yang ditawarkan oleh manajemen Bianconerri.

Maurizio Sarri Sedari Pertama Enggan Mainkan Drinkwater

Juru tak-tik Chelsea, Maurizio Sarri mengungkapkan perasaannya tentang gelandang The Blues, Danny Drinkwater. Untuk Sarri sedari pertama dia memang enggan menurunkan bintang itu.

“Dia takkan sekalipun diturunkan sebab memang tidak cocok dengan sistem aku, ” tutur Sarri sebagaimana dilansir football5star. com dari dailymail, Kamis (11/4).

“Dia bintang yang bagus sebetulnya tapi sukar buat memainkannya pada formasi kami. aku tak dapat berbuat apapun buatnya, ” tutur lelaki dari Italia itu.

Sarri membantah apabila ia punya hubungan yang tak bagus dengan Drinkwater. Untuk Sarri hubungannya bersama Drinkwater tetap di dalam batas wajar.

“Dia menghargai keputusan tak memainkannya serta ia mengambil keputusan tetap pada Chelsea. Mengapa ia bertahan? Aku tak mengerti, kemungkinan ia berharap sistem itu bakal bertransformasi, ” pungkas Sarri.

Danny Drinkwater belum lama mendapat problem kala ditangkap dewan kepolisian sebab kecelakaan mobil. Mantan bintang Leicester City ini bareng salah satu perempuan kala kecelakaan berlangsung.

Dewan kepolisian setempat mengungkapkan jika Drinkwater ada dibawah pengaruh alkohol kala mengendarai mobilnya.

Tentang kejadian itu, Maurizio Sarri menyatakan tidak berbicara bersama anak asuhnya itu.

Sebelum memperkuat Chelsea, Drinkwater mengawali kariernya pada akademi Manchester United. Dia naik kasta menuju skuat inti saat 2008 silam, tapi kariernnya lebih banyak ditransfer sebagai pemain pinjaman menuju tim gurem.

Huddersfield Town menjadi tim perdana yang dituju Drinkwater menyandang status bintang loan Red Devils. Dia kemudian dijual permanen menuju Leicester City pada 2012.

Pochettino Kecilkan Peluang Tottenham Kalahkan Man City

Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, mengecilkan kesempatan skuatnya untuk dapat menumbangkan Manchester City pada perempat-final Liga Champions. Dia mengatakan tim besutan Pep Guardiola adalah kesebelasan yang didesain buat memenangkan pertandingan.

Tottenham Hotspur melaju ke perempat-final Liga Champions dengan menyudahi langkah Borussia Dortmund. Kesebelasan berjulukan The Lilywhites melaju melalui fase enam belas besar dengan kemenangan agregat telak 4-0.

Di sisi lain, Manchester City jua melaju dengan sedikit lebih meyakinkan. Sergio Aguero dan kawan-kawan menendang Schalke 04 dengan keunggulan agregat telak 10-2.

Menurut hasil pengundian, Tottenham dipastikan bakal menghadapi Man City. Kepastian itu membikin Pochettino ogah sesumbar dengan kesempatan para pemainnya dapat menaklukkan klub beralias The Citizens.

“Manchester City tentu adalah klub yang didesain buat menang. Mereka jua dituntut memenangkan pertandingan, ” tutur Pochettino sebagaimana dilansir Football5star. com dari Sky Sports.

“Mereka telah menjalankan usaha itu beberapa tahun. Bukan cuma semenjak kehadiran Pep Guardiola, namun jua kala masih bareng Manuel Pellegrini serta Roberto Mancini. Telah beberapa tahun mereka berupaya menjuarai sesuatu yang besar, ” jelasnya.

Meski begitu, Pochettino jua tetap percaya selalu terdapat ruang untuk membikin kejutan di Liga Champions. Dia juga meminta Harry Kane dkk dapat membikin kejutan itu.

Laga perdana The Lilywhites melawan Man City bakal diselenggarakan di Stadion Tottenham Hotspur pada sepuluh April 2019. Pertandingan penentuan bakal dilangsungkan di kandang tim berjulukan The Citizens, Stadion Etihad pada 18 April 2019.

Modric Bela Ramos dari Kecaman Lovren

Punggawa Real Madrid, Luka Modric, memberi pembelaan pada Sergio Ramos melalui kecaman keras yang dilontarkan oleh Dejan Lovren beberapa pekan silam. Menurut Modric, Ramos adalah salah satu pemain bertahan yang amat kuat dan kritik cuma bakal menjadikannya jadi pemain yang setingkat lebih bagus lagi.

Beberapa pekan kemarin, Lovren pernah meluncurkan kecaman keras pada Ramos. Menurut Lovren, lelaki 32 tahun ini bukan pemain bertahan yang bagus sebab kerap kali melakukan blunder mendasar pada jantung pertahanan.

“Sergio merupakan pemain serta kapten yang amat kuat. Ia tidak layak mendapat kritik-kritik keras atas performanya bareng Real Madrid kampanye musim ini,” kata Modric dilansir melalui FourFourTwo.

“Di dunia sepakbola, setiap orang rasa-rasanya tidak punya ingatan yang bagus. Sergio punya karakter yang amat hebat. Aku percaya kritik cuma bakal menjadikannya jadi bintang yang setingkat lebih bagus lagi pada masa mendatang,” ungkapnya melanjutkan.

Sekarang, Modric tengah menjalani persiapan bareng Tim nasional Kroasia buat menghadapi pertandingan kontra Tim nasional Spanyol. Dia juga menolak menyoroti salah seorang punggawa La Furia Roja yang dapat berbahaya. Dia menganggap semua punggawa Tim nasional Spanyol punya potensi buat merepotkan sektor pertahanan Tim nasional Kroasia.

“Saya tidak mau menyoroti siapa aja di skuat Tim nasional Spanyol. Mereka punya sejumlah bintang berbahaya. Kedatangan Luis Enrique sudah memberi suasana baru. Sekarang, mereka mulai bermain menjadi satu kesebelasan. Selain itu, mereka pun punya beberapa pemain muda berkualitas.”

Jelang Hadapi Timnas U-19 Indonesia, Taiwan Dapat Kabar Gembira

Timnas U-19 Taiwan mendapat laporan bahagia dari Federasi Sepak Bola Taiwan (CTFA) menyambut pertandingan kontra tim nasional U-19 Indonesia di Grup A Piala Asia U-19 2018.

Timnas U-19 Taiwan diharuskan melawan rival sulit di pertandingan perdana mereka pada Grup A Piala Asia U-19 2018.

Taiwan akan begitu saja bertemu bersama tuan rumah tim nasional U-19 Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Kamis (18/10).

Akan tetapi, Taiwan mendapat suntikan uraian baru dari CTFA.

Carut marut pemerintahan CTFA endingnya sudah terselesaikan.

Seperti dilansir BolaSport. com dari taiwannews, Chiou I-jen sudah ditunjuk menjadi ketua umum CTFA.

Chiou sudah menyatakan jika ia mau mengawali jaman baru buat sepakbola Taiwan bersama bantuan generasi muda.

Apabila ia betul-betul bermaksud serta ingin buat menjalankan hal itu maka ini dapat jadi sesuatu yang besar buat sepakbola Taiwan.

Mencakup, pemain-pemain muda mereka yang akan bermain di Piala Asia U-19 2018.

Chiou dapat jadi jalan keluar untuk persepakbolaan Taiwan yang sedang dilanda krisis laga.

Dia bakal mendapat bantuan dari FIFA untuk meningkatkan dunia sepak bola di Taiwan.

Tentu, Chiou pun bakal memotivasi untuk anak asuhnya kala berupaya menghadapi Indonesia saat pertandingan pertama Piala Asia U-19 2018.

DPP Pasoepati Ikrarkan Pesan Damai dengan Suporter PSIS

Maraknya persaingan antar suporter sepakbola yang berakhir kekerasan serta jatuhnya korban jiwa di tanah air membikin pendukung Persis, Pasoepati, mengadakan ikrar damai dengan pendukung PSIS Semarang, Panser Biru serta Snex, Senin (8/10).

Mereka setuju menjalin perdamaian antara pendukung buat mengurangi gesekan-gesekan buruk yang kerap mencuat .

Janji damai yang dimulai pendukung Persis Solo serta PSIS bertempat secara langsung di Polrestabes Semarang, pada Senin (8/10).

Laporan ini upload langsung oleh DPP Pasoepati lewat akun twitternya pada Senin (8/10).

Di dalam unggahannya, Pasoepati mengutarakan permohonan maaf pada pendukung PSIS Semarang, Panser Biru mau pun Snex.

Agenda tersebut ditonton secara langsung oleh pihak kepolisian serta jajaran perwakilan pendukung melalui 2 tim partisipan baik PSIS mau pun Persis Solo.

Usai janji damai itu, DPP Pasoepati memiliki rencana bakal menggelar sosialisasi perdamaian bareng level Korwil sampai Suku.

Tindak mulia yang diperbuat pendukung dari 2 tim itu dihelat sebagai bentuk rasa keprihatinanya dengan dunia para pendukung sepakbola tanah air.

Kimmy Jayanti Olok Nwokolo Lantaran Tidak sering Pulang

Model cantik Indonesia, Kimmy Jayanti akhir-akhir ini membuka realita tentang hubungan yang dilalui bersama sang suami, Greg Nwokolo.

Sama-sama punya kegiatan di dunia tak sama, Kimmy serta Greg kenyataannya terlibat LDRan alias jalinan cinta jarak jauh.

Itu diungkap Kimmy pada unggahan story Instagram pribadinya pada Selasa (2/10).

Tidak hanya mengungkap apabila ia menjalani hubungan jarak jauh, Kimmy pun meledek sang suami bak bang Toyib.

Bersama foto terlihat sedang video call, Kimmy meledek Greg bak bang Toyib yang tidak pulang-pulang.

“Kamu seperti Bang Toyib, ga sempat balik @greg11n, ” tulis Kimmy {tagar #ldrsinceday1.

Greg {dan|serta} Kimmy sendiri {sudah} resmi {jadi} suami istri sekitar {empat} bulan.

Gelandang Madura United {ini} resmi meminang Kimmy Jayanti dalam {satu} ikatan pernikahan pada {dua puluh} Mei 2018 {silam} di Australia.

Pernikahan {keduanya} {jadi} {kabar} yang {lumayan} {mencengangkan} {masa} itu.

{Sebab} {hubungan} cinta Greg Nwokolo serta Kimmy Jayanti {tak} pernah tercium {wartawan} {ataupun} dipublikasikan sebelumnya.

5 Pemain Muda yang Akan Sukses pada La Liga 2017-2018

Sejumlah tim yang akan berkompetisi di pentas La Liga 2017-2018 memperlihatkan diri sanggup memberikan kepercayaan buat para punggawa muda. Tidak hanya Real Madrid dan Barcelona, kesebelasan-kesebelasan lainnya memberikan kans menit bermain.

Di musim yang baru nanti, para punggawa muda tersebut akan menunjukkan skill maksimal supaya memperoleh tempat di tempat reguler. Mereka ingin jadi ‘penyelinap’ di antara Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Antoine Griezmann dan deretan nama besar lainnya.

Bandar Bola

Sebenarnya, ada banyak punggawa bertatalenta di La Liga, namun mereka tak memperoleh banyak panggung. Ada hal yang harus dilakukan mereka, yaitu mengerahkan segenap kemampuannya untuk menyulap musim depan jadi istimewa.

Para punggawa muda ini sejak La Liga pada musim yg lalu sanggup bersinar dan mendapatkan peluang bermain secara reguler. di Musim depan, mereka yang awalnya tak diprediksi akan menjadi tulang punggung, ingin berupaya mengulangi sukses.

Dibawah ini 5 pemain muda yang akan menjadi tulang punggung klub tempat mereka bernaung di pentas La Liga 2017-2018 dilansir dari sini:

1. Inaki Williams

Jadi pemain kulit hitam pertama yang menghasilkan gol untuk Athletic Bilbao, Inaki Williams mempunyai potensi besar musim depan. Dia mempunyai kecepatan, kelincahan, keterampilan dan kekuatan yang berbeda.

Pemain berusia 23 tahun itu bukan hanya gemar berlari dengan bola, tetapi kuat juga didalam duel udara. Meskipun secara alami menjadi, striker, Williams terpaksa memperlihatkan fleksibilitasnya di musim lalu dengan bermain di sayap.

Itu mengingat kecerdasannya membantu memberi passing bagi rekan setimnya di lini tengah. Kenyataannya, ia dapat langsung menyumbang 10 gol dalam 31 peluang tahun lalu. Ini akan jadi musim pembuktian bagi pemain kelahiran Spanyol berpaspor Ghana ini ke level baru.

2. Lucas Hernández

Pemain berumur 21 tahun itu secara perlahan dikenalkan ke dunia sepak bola pada musim lalu saat Diego Simeone memercayakan 13 penampilan liga. Lucas Hernández merupakan contoh dari banyaknya talenta, bagai semua bek Atletico.

Dia sangatlah kompeten didalam menjaga pergerakan lawan dan dapat beradaptasi cepat didalam sebuah sistem. Dia menonjol di udara dan kuat didalam tekel.

Tidak sama seperti kebanyakan bek Atletico, Hernández begitu percaya diri memainkan bola dan senang membantu penyerangan ke lini tengah. Di usia 21 tahun, Hernández telah prima dan siap jadi bek tengah paling atas.

3. Laporte Aymeric

Laporte menjaga akurasi lulus 84% musim lalu. Di usia 23, Laporte akhir-akhir jadi pusat perhatian klub-klub besar Eropa melalui penampilannya bersama dengan Athletic Bilbao. Bayangkan saja, seorang bek sanggup mencatatkan 84% akurasi operan.

Laporte menang didalam segala hal yang harus dipunyai bek. Dia lihai dalam duel udara, tackling, marking, interceptions dan passing out melalui belakang.

Performanya yang secara konsisten mendominasi tahun lalu dan menyokong mendorong Athletic Bilbao finis ke7. Sekarang Laporte mempunyai fondasi yang pas untuk kembali sebagai tulang punggung klubnya.

4. Saul Niguez

Saúl sudah memiliki nama yang akrab di sepak bola Spanyol dalam beberapa musim terakhir. Akan tetapi, permainannya terbilang belum terlalu konsisten.

Terakhir pemain Spanyol itu memang Sering mencari jati diri. Dia menjelma dari gelandang yang acap melebar menjadi gelandang bertahan, dan sekarang balik lagi jadi gelandang yang mempunyai jangkauan luas.

Punggawa tengah itu terbukti spesial ketika menjalankan penampilan profesionalnya di usia 17 tahun pada 2012. Kecenderungannya untuk mendapatkan bola dan bekerja keras merupakan alasan sebabnya dia akan memperlihatkan terhadap dunia bakal menjadi The Next Arturo Vidal.

5. Marco Asensio

Bersiaplah, sebab Marco Asensio ingin membawa kejutan ke dunia. Musim lalu, Zinedine Zidane secara perlahan mengenalkan keajaiban ke dunia dengan memberinya 11 starter di La Liga, dan dia berhasil menghasilkan 3 gol.

Dengan punggawa diantaranya James Rodriguez dan Alvaro Morata yang sekarang pindah, terdapat lebih banyak ruang baginya demi bersinar di Bernabeu. Sudah jelas Zidane membuktikan dia penting dan kemampuannya bermain di manapun menjadikannya jadi aset penting.

Penilaian klub kepada pemain asli Spanyol itu bisa dilihat melalui fakta bahwa Florentino Perez mengikat Asensio ke kontrak baru. Bahkan El Real menambahkan klausul pembelian 300 jt pound sterling ke dalam masa kerjanya saat ini dari info bola terbaru.